Ada yang beda dan menarik
pada suasana pertemuan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Negeri
se-Kabupaten Bondowoso, Selasa (10/02/2026) yang bertempat di ruangan rapat
SMKN 4 Bondowoso. Pemandangan menarik yang mencuri perhatian para anggota MKKS
SMKN yang berjumlah 18 kepala sekolah tersebut saat Kepala SMKN 4 Bondowoso
memaparkan sebuah terobosan digital yang dinilai sangat solutif bagi efisiensi
administrasi sekolah.
Dalam forum musyawarah rutin
tersebut, Ngatmini selaku Kepala SMKN 4 Bondowoso berkesempatan membagikan praktik
baik mengenai inovasinya yang pernah mendapatkan juara kepala sekolah se-Jatim dan
bertajuk Anjungan Pelayanan Mandiri (APM).
"Inovasi APM ini kami
kembangkan untuk memangkas birokrasi di sekolah yang mana swa dan orang tua
merasakan pelayanan yang cepat, transparan, dan tidak berlama-lama” ujar Mimin.
Lebih lanjut, Mimin
menjelaskan bahwa inovasi APM ini adalah sebuah perangkat mesin pintar berlayar
sentuh yang terintegrasi dengan sistem informasi sekolah, yang fungsinya mirip
dengan mesin ATM atau mesin check-in mandiri di bandara, namun
dikhususkan untuk kebutuhan administrasi Pendidikan bagi peserta didik dan
orang tua.
“Inovasi ini sejatinya untuk
mengalihkan layanan administrasi yang dulunya bersifat tatap muka dan manual
menjadi layanan mandiri, digital yang cepat dan efisien” imbuh Mimin dalam
presentasinya.
Ketua MKKS SMKN Kabupaten
Bondowoso Daris Wibisono Setiawan mengapresiasi inovasi APM dan menyatakan
bahwa salah satu indikator sekolah maju adalah kemudahan pelayanannya, dimana
adanya APM di SMKN 4 Bondowoso ini telah membuktikan bahwa manajemen sekolah
bisa dikelola secara lebih modern dan profesional.
"MKKS sangat mengapresiasi
terobosan yang dilakukan SMKN 4 Bondowoso, APM ini adalah jawaban konkret atas
tantangan digitalisasi sekolah” ujar Daris bangga.
Pada rapat koordinasi MKKS
SMKN kali ini juga menghasilkan beberapa kesepakatan terkait dengan pelaksanaan
Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK untuk seleksi kabupaten dan selanjutnya
ditetapkan nama-nama peserta LKS yang berhak lanjut menjadi peserta lomba LKS
Tingkat Jawa Timur.

