Langkah inspiratif kembali diteladankan Musyawarah
Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Negeri untuk menggeliatkan kembali semangat
ber-olahraga. Di samping itu, giat dilaksanakan dalam rangka mempererat tali
silaturahim serta menjaring potensi bakat olahraga di kalangan pelajar,
bersinergi dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Jasmani,
Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) menggelar turnamen olahraga bergengsi.
Kegiatan yang mengusung semangat menyala
sportivitas ini diikuti oleh lembaga Pendidikan SMKN dan SMK Swasta Kabupaten
Bondowoso dengan mempertandingkan beberapa kegiatan cabang olahraga yaitu:
Panca Lomba, Bola Volley, dan olahraga tradisional Gobak Sodor. Panca Lomba
sendiri meliputi; Lari 100 Meter, Lompat Jauh, Tolak Peluru, Lompat
Tinggi, Lari 800 Meter (Putra) atau 400 Meter (Putri).
Ketua MGMP PJOK SMKN Bondowoso Adi
Sumantri memastikan seluruh pertandingan dipimpin oleh wasit yang kompeten
untuk menjaga objektivitas dan fair play. Di samping itu, hasil dari
turnamen ini juga akan menjadi catatan penting untuk menyeleksi atlet-atlet
berbakat yang nantinya akan mewakili daerah di ajang yang lebih tinggi, seperti
O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional) dan turnamen-turnamen lainnya.
"Giat ini bukan sekadar mengejar
piala tapi identifikasi bakat sejak dini, gabungan Panca Lomba dengan olahraga
beregu kita bisa melihat spektrum kemampuan fisik siswa secara utuh" ujar
Adi penuh semangat.
Sementara itu, ketua MKKS SMKN Bondowoso
Daris Wibisono Setiawan dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa
kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memberikan wadah positif bagi peserta
didik SMKN/SMKS di Kabupaten Bondowoso yang tidak hanya unggul di bidang
akademis dan kejuruan, tetapi juga memiliki fisik yang tangguh dan jiwa
kompetitif yang sehat.
“Kami juga menghadirkan Gobak Sodor sebagai
upaya kita bersama melestarikan permainan tradisional di tengah gempuran era
digital," ujarnya.
Lapangan pertandingan dipadati oleh
ratusan atlet pelajar yang tampak antusias mengenakan jersey kebanggaan sekolah
mereka. Melalui giat ini, diharapkan muncul bibit-bibit unggul yang mampu
mengharumkan nama sekolah dan daerah. Selain trofi dan piagam penghargaan, para
pemenang juga mendapatkan apresiasi berupa pembinaan prestasi dari pihak MKKS.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan medali secara simbolis dan sesi foto bersama sebagai bentuk persaudaraan antar sekolah kejuruan.

