Bukan Sekadar Kemah, Pelantikan Penegak Bantara SMKN 1 Wringin Bentuk Karakter dan Kepemimpinan Siswa

Humas MKKS SMK
0

BONDOWOSO – Semangat kebersamaan, disiplin, dan jiwa kepemimpinan mewarnai kegiatan Perkemahan Pelantikan Penegak Bantara Generasi ke-4 yang digelar oleh Dewan Ambalan Mahadewa Rudra dan Mahadewi Shakti Gugus Depan 05.001–05.002 Pangkalan SMKN 1 Wringin.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (22/5/2026) hingga Minggu (24/5/2026) tersebut diikuti oleh 76 siswa kelas X sebagai calon Penegak Bantara. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di lingkungan sekolah dengan suasana penuh antusias dan semangat kepramukaan.

Perkemahan dibuka melalui upacara resmi yang berlangsung khidmat dan dihadiri guru, tenaga kependidikan, Dewan Ambalan, Dewan Pembina, serta seluruh peserta.

Kepala SMKN 1 Wringin selaku Kamabigus, Siti Any Maya Shulhah, S.Sn., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan Penegak Bantara bukan hanya agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi proses pembentukan karakter peserta didik.

“Melalui kegiatan kepramukaan, siswa belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, dan kepemimpinan yang akan menjadi bekal penting di masa depan,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menerima berbagai materi kepenegakan dan penguatan karakter. Mulai dari kode etik Pramuka, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), PBB tongkat, dinamika kelompok, materi keagamaan, hingga pelatihan kerja sama tim.

Materi disampaikan secara interaktif oleh Dewan Pembina bersama Brigade Penolong Kwarcab Bondowoso, sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga langsung mempraktikkan materi di lapangan.

Tidak hanya itu, peserta juga dibiasakan hidup mandiri melalui kegiatan memasak secara berkelompok selama perkemahan berlangsung. Aktivitas tersebut menjadi sarana pembelajaran untuk melatih manajemen waktu, komunikasi, dan kemampuan bekerja sama.

Salah satu agenda yang paling berkesan adalah lintas malam. Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak melakukan refleksi diri sekaligus menyelesaikan tantangan pencarian atribut Tanda Kecakapan Umum (TKU) Bantara yang telah dipersiapkan sebagai simbol perjuangan menuju jenjang Penegak Bantara.

Memasuki hari berikutnya, peserta mengikuti kegiatan penjelajahan di wilayah sekitar Wringin. Berbagai pos ketangkasan, permainan outbound, hingga tantangan problem solving disiapkan untuk menguji kekompakan dan daya juang peserta.

Puncak kegiatan berlangsung pada Sabtu malam (23/5/2026) melalui upacara api unggun yang dipimpin oleh Kak Siti Achya selaku Ka.Kwarran Wringin. Suasana berlangsung khidmat dan penuh makna sebelum ditutup dengan kegiatan kebersamaan melalui lagu-lagu Pramuka.

Momentum paling dinantikan akhirnya tiba saat prosesi pelantikan 76 calon Penegak Bantara dilaksanakan pada penutupan kegiatan.

Prosesi berlangsung penuh haru dan rasa bangga karena menandai langkah baru para peserta dalam perjalanan kepramukaan mereka.

Melalui kegiatan ini, SMKN 1 Wringin berharap dapat melahirkan generasi Penegak Bantara yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Editor : M.S.

Tags

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)