Sinergi MKKS SMK, MGBK, dan Cabang Dinas Wujudkan Pengelolaan PIP-KIP yang Akuntabel

Humas MKKS SMK
0

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Bondowoso terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung tata kelola pendidikan yang akuntabel melalui keikutsertaan seluruh SMK Negeri dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Data Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang diselenggarakan oleh Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bondowoso di SMK Negeri 3 Bondowoso. Kegiatan ini diikuti oleh guru Bimbingan dan Konseling (BK) serta operator PIP dari seluruh SMK Negeri di Kabupaten Bondowoso.

Rakor ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara sekolah, Cabang Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, dan Tim Program Keluarga Harapan (PKH) dalam memastikan ketepatan sasaran penerima bantuan pendidikan. Pengelolaan data yang valid dan mutakhir menjadi fondasi penting agar Program Indonesia Pintar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh peserta didik yang berhak.

Materi pertama disampaikan oleh Ketua Tim PKH, Muzeqqi Madhani, S.Pd., M.E., yang menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah dengan pendamping PKH dalam proses verifikasi dan validasi data siswa. Menurutnya, koordinasi yang baik akan meminimalkan kesalahan data sekaligus meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan pendidikan.

Selanjutnya, Abdul Karim Amrullah, S.Pd.I. memberikan penguatan terkait mekanisme pengelolaan data PIP dan KIP, mulai dari proses pendataan, pembaruan data, hingga tahapan verifikasi yang harus dilakukan oleh sekolah. Materi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi operator sekolah dalam mengelola administrasi PIP secara lebih profesional.

Dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bondowoso, Wagiono menyampaikan arahan mengenai kebijakan teknis serta pentingnya komitmen seluruh satuan pendidikan dalam menjaga kualitas data. Ketelitian dalam penginputan dan pembaruan data menjadi kunci agar bantuan pendidikan dapat tersalurkan secara tepat sasaran.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan penuh dari Pembina MGMP Bimbingan dan Konseling (BK) SMK Kabupaten Bondowoso, Eddy Widodo, yang mendorong guru BK untuk semakin aktif mengawal pendataan peserta didik penerima PIP melalui pendampingan dan asesmen sosial di lingkungan sekolah. Peran guru BK dinilai sangat strategis karena memiliki kedekatan dengan kondisi peserta didik dan keluarganya.

Sementara itu, Ketua MKKS SMK Kabupaten Bondowoso, Dr. Daris Wibisono Setiawan, menyampaikan bahwa penguatan tata kelola PIP dan KIP merupakan bagian dari komitmen MKKS SMK dalam mewujudkan layanan pendidikan yang inklusif, transparan, dan berkeadilan. Menurutnya, kolaborasi antara kepala sekolah, guru BK, operator sekolah, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi modal utama dalam memastikan setiap peserta didik yang berhak memperoleh akses terhadap bantuan pendidikan dari pemerintah.

Melalui rakor ini, MKKS SMK Kabupaten Bondowoso berharap seluruh sekolah mampu meningkatkan kualitas pengelolaan data PIP dan KIP sehingga penyaluran bantuan semakin tepat sasaran, akuntabel, dan berdampak nyata terhadap peningkatan akses pendidikan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu.

Tags

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)