Bondowoso –
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh keluarga besar Sekolah Menengah
Kejuruan (SMK) Kabupaten Bondowoso. SMK Negeri 4 Bondowoso berhasil meraih Juara
Kategori Sekolah Terindah Berbasis Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP)
dalam ajang SIKAP Award 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan
Provinsi Jawa Timur (13/07/2027).
Keberhasilan
tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Musyawarah Kerja Kepala Sekolah
(MKKS) SMK Kabupaten Bondowoso karena menunjukkan komitmen sekolah-sekolah
kejuruan dalam mendukung implementasi Program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan
(SIKAP), sekaligus menghadirkan lingkungan belajar yang hijau, produktif,
edukatif, dan berkelanjutan.
SIKAP merupakan
program strategis Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang mendorong SMA, SMK,
dan SLB untuk mengoptimalkan potensi lingkungan sekolah melalui kegiatan
pertanian, perikanan, dan peternakan. Program ini tidak hanya bertujuan
memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga menjadi media pembelajaran kontekstual
yang menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kepedulian terhadap
lingkungan, serta jiwa kewirausahaan kepada peserta didik.
Ketua MKKS SMK
Kabupaten Bondowoso, Dr. Daris Wibisono Setiawan, S.S., M.Pd, menyampaikan
apresiasi yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar SMKN 4 Bondowoso atas
prestasi yang berhasil diraih.
"Prestasi
ini merupakan kebanggaan bagi seluruh keluarga besar MKKS SMK Kabupaten
Bondowoso. Keberhasilan SMKN 4 Bondowoso membuktikan bahwa sekolah kejuruan
tidak hanya unggul dalam pengembangan kompetensi vokasi, tetapi juga mampu
menghadirkan inovasi yang mendukung ketahanan pangan, pelestarian lingkungan,
serta pembentukan karakter peserta didik. Semoga capaian ini menjadi inspirasi
bagi seluruh SMK di Bondowoso untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas
pendidikan," ungkapnya.
Ketua MKKS SMK
Bondowoso juga menegaskan bahwa Program SIKAP sangat selaras dengan karakter
pendidikan vokasi yang menekankan pembelajaran berbasis praktik (learning by
doing). Melalui program tersebut, peserta didik memperoleh pengalaman nyata
dalam mengelola lingkungan sekolah secara produktif sekaligus memahami
pentingnya ketahanan pangan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.
Kepala SMK
Negeri 4 Bondowoso, Ngatmini, S.Pd., M.M, mengungkapkan rasa syukur atas
penghargaan yang diterima. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja
sama dan dedikasi seluruh warga sekolah dalam membangun budaya sekolah yang
bersih, hijau, nyaman, dan produktif.
"Penghargaan
ini adalah buah dari kolaborasi seluruh warga sekolah. Program SIKAP telah kami
implementasikan sebagai bagian dari budaya sekolah dan pembelajaran, sehingga
peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman nyata
dalam mengelola lingkungan dan mengembangkan ketahanan pangan. Kami berharap
prestasi ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi yang bermanfaat
bagi dunia pendidikan," tutur Ngatmini.
Keberhasilan
SMKN 4 Bondowoso menjadi bukti bahwa sinergi antara sekolah, MKKS SMK Kabupaten
Bondowoso, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bondowoso, dan Dinas Pendidikan
Provinsi Jawa Timur mampu melahirkan berbagai inovasi yang berdampak positif
bagi peningkatan mutu pendidikan.
MKKS SMK
Kabupaten Bondowoso berharap prestasi ini dapat menjadi pemantik semangat bagi
seluruh SMK di Bondowoso untuk terus mengembangkan berbagai program inovatif
yang tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga memiliki
karakter, kepedulian terhadap lingkungan, serta mampu memberikan kontribusi
nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

